40 Ribu Keluarga di Kabupaten Tuban Dikeluarkan dari DTKS

Kotatuban.com – Sekitar 40 ribu keluarga di Kabupaten Tuban telah dikeluarkan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Hal tersebut disampaikan Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, saat meninjau proses penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di 4 kecamatan, Selasa (08/03/2022).

Adapun lokasi yang dikunjungi Desa Mandirejo Kecamatan Merakurak, Desa Jarorejo dan Sumberarum Kecamatan Kerek, Desa Karangasem Kecamatan Jenu, dan Desa Merkawang Kecamatan Tambakboyo. Selain penyerahan bantuan, juga dilakukan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat yang dipusatkan di Balai Desa setempat.

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky mengungkapkan proses penyaluran BLT-DD kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah sesuai prosedur dan tepat sasaran. Penyaluran BLT-DD akan dilakukan juga 294 desa di kabupaten Tuban dengan total anggaran mencapai 26,8 milyar. “Harapannya, dapat meringankan beban masyarakat,” tuturnya.

Mas Bupati menyatakan proses penetapan KPM menggunakan data terbaru. Alhasil, warga yang tidak memenuhi persyaratan langsung dikeluarkan dari DTKS. Proses pembaharuan data juga terus dilakukan berseiring dengan proses penyaluran bantuan.

Lebih lanjut, Pemkab Tuban berkomitmen mengawal proses pembaharuan data mulai dari tingkat desa hingga pemerintah pusat. Dari hasil pembaharuan data tersebut sebanyak 40 ribu keluarga telah dikeluarkan dari DTKS karena tidak sesuai ketentuan. “Kami berikhtiar terus melakukan update data sehingga penerima bantuan adalah mereka yang benar-benar layak dan membutuhkan,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos P3A dan Pemdes, Eko Julianto menerangkan terdapat 6 persyaratan penerima BLT-DD, yaitu masyarakat miskin ekstrem, kehilangan mata pencaharian, bantuan sosialnya terhenti, masyarakat rentan sakit dan kelompok masyarakat miskin lainnya. “Setiap KPM menerima sebesar 300 ribu per bulan selama 12 bulan,” jelasnya.

Proses penentuan penerima bantuan dilakukan melalui mekanisme musyawarah desa. Pemkab Tuban memiliki kewenangan untuk melakukan verifikasi sebelum data tersebut diserahkan kepada Bupati Tuban. Selanjutnya, data yang telah terverifikasi diunggah ke situs resmi.

Salah satu penerima BLT-DD di desa Karangasem, Ali Nasikin mengatakan bantuan yang diterima sangat bermanfaat mengingat dirinya saat ini belum mendapat pekerjaan dan tidak pernah menerima bantuan sosial lainnya. Bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah. “Kami sampaikan terima kasih banyak kepada Mas Bupati dan Pemkab Tuban atas bantuan yang diserahkan,” ujarnya. (duc)

Comments are closed.