oleh

Awali 2026 dengan Inovasi dan Apresiasi, Kemenag Tuban Kumpulkan Ratusan ASN

kotatuban.com – Suasana Pendapa Kridha Manunggal, Selasa (20/1), tampak berbeda dari biasanya. Selain menjadi lokasi pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN), kegiatan Kementerian Agama Kabupaten Tuban hari itu juga dirangkai dengan peluncuran program baru, penyerahan penghargaan, hingga pertunjukan seni dari siswa madrasah.

Sedikitnya 846 ASN Kemenag Tuban hadir dalam agenda awal tahun 2026 tersebut. Mereka berasal dari berbagai latar belakang tugas, mulai guru, penghulu, penyuluh agama, pengawas madrasah, hingga pengawas jaminan produk halal.

Di tengah rangkaian acara, Kemenag Tuban meluncurkan program MIKASA (Mari Menikah Usia Dewasa) yang ditandai dengan diperkenalkannya lagu “Mikasa”. Program ini menjadi bagian dari upaya edukasi sosial berbasis keagamaan yang terus dikembangkan di daerah.

Tak hanya itu, apresiasi juga diberikan kepada guru dan siswa berprestasi yang berhasil menorehkan capaian di tingkat nasional dan internasional. Penghargaan tersebut diserahkan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kerja keras insan pendidikan madrasah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembinaan ASN yang disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga semangat perubahan di lingkungan Kementerian Agama.

Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih Kemenag Kabupaten Tuban selama ini merupakan hasil kerja bersama seluruh ASN. Namun demikian, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat pegawai merasa berada di titik aman.

“Setiap tahun harus ada perbaikan. Pelayanan publik tidak boleh stagnan, karena masyarakat menuntut manfaat yang nyata,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa tugas ASN Kementerian Agama memiliki dimensi pengabdian yang lebih luas. Pekerjaan, kata dia, tidak hanya diukur dari aspek administratif, tetapi juga dari nilai keikhlasan, tanggung jawab, dan niat ibadah dalam melayani umat.

Dalam kesempatan yang sama, Kakanwil turut menyosialisasikan program wakaf uang yang bersifat sukarela. Program tersebut dapat diikuti sesuai kemampuan masing-masing ASN, dengan nominal yang fleksibel dan tanpa unsur paksaan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh ASN di awal tahun.

Ia memaparkan bahwa Kemenag Tuban terus mendorong inovasi layanan sebagai bagian dari reformasi birokrasi serta penguatan moderasi beragama di tingkat daerah.

“Dengan sumber daya ASN yang beragam, kami berupaya menghadirkan layanan yang lebih responsif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan penayangan video Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama serta video inovasi satuan kerja. Penampilan paduan suara dan seni siswa madrasah turut menambah nuansa kebersamaan.

Di lokasi terpisah, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Jawa Timur, Ny. Kholilati Bahtiar, juga memberikan pembinaan kepada anggota DWP Kemenag Kabupaten Tuban yang berlangsung di Aula PLHUT.