oleh

Halal Bihalal dan Baiatan Perdana Jamu Taqwa Tuban

Kotatuban.com – Bersama Al-Mursyid Dr. H. Gus Mudjib Musta’in Romli S.H M.Si
Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya. Pada hari Ahad Legi, 4 Mei 2025, telah terselenggara acara Halal Bihalal Alumni Pondok Pesantren Darululum Njoso Jombang yang dirangkaikan dengan Baiatan Thariqah bersama Jamu Taqwa Tuban, bertempat di Desa Bulu, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 50 peserta baiat baru, serta para alumni, simpatisan, dan jamaah thariqah dari berbagai wilayah Tuban dan sekitarnya. Bertindak selaku mursyid dan pemimpin baiatan adalah Dr. H. Gus Mudjib Musta’in Romli S.H M.Si, pengasuh Ponpes Darululum Agung Malang sekaligus pembimbing ruhani dalam Jamaah Mujahadah Thoriqoh Qodiriyah Wan Naqsyabandiyah.


Kegiatan diawali setelah dzuhur dengan istighotsah, dzikir dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Bukhori. Doa-doa yang dilantunkan secara berjamaah menambah kekhusyukan suasana, sebagai bentuk munajat kepada Allah SWT agar majelis ini membawa limpahan berkah dan kemaslahatan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan mau’idhoh hasanah oleh Dr. H. Gus Mudjib Musta’in Romli S.H M.Si. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pentingnya menjaga silaturahim antaralumni serta terus memperkuat ikatan ruhani dengan Allah SWT melalui jalan thariqah. Beliau menegaskan bahwa baiat thariqah bukanlah sekadar seremonial, melainkan janji ruhani yang menuntut keikhlasan, kesungguhan, dan istiqamah.

“Baiatan adalah awal perjalanan suluk, bukan tujuan akhir. Ia menuntut adab, dzikir, dan mujahadah agar kita semua bisa sampai kepada ma’rifatullah,” ungkap beliau dalam ceramahnya yang penuh hikmah.


Usai pengajian, acara berlanjut dengan prosesi utama yakni baiat thariqah. Sebanyak lebih dari 50 peserta baiat baru menerima talqin dzikir dan pembaiatan langsung dari Gus Mudjib. Para peserta dengan khusyuk mengucapkan niat dan ikrar sebagai murid thariqah, berjanji untuk menjaga dzikir, adab, dan arahan mursyid dalam meniti jalan spiritual menuju Allah SWT.

Proses baiat berlangsung dalam suasana hening dan haru. Banyak di antara peserta yang tampak meneteskan air mata sebagai tanda syukur dan harapan baru dalam kehidupan ruhani mereka. Baiatan ini sekaligus menandai bertambahnya keluarga besar Jamu Taqwa Tuban, yang insya Allah akan terus berkembang dalam bingkai ukhuwah dan cinta kepada Allah SWT.


Setelah prosesi baiat, acara ditutup dengan doa dan ramah tamah antaralumni serta jamaah. Dalam doa penutup, Gus Mudjib menyampaikan harapan agar para murid baru dapat menjaga amanah thariqah dengan sungguh-sungguh, serta terus membangun akhlak, ibadah, dan kebermanfaatan di tengah masyarakat.

Acara Halal Bihalal dan Baiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat sanad ruhani melalui mursyid yang mu’tabar. Semoga Allah SWT meridhai setiap langkah dan niat suci para jamaah dalam menapaki jalan-Nya. (DWS)