Kotatuban.com — PLTU Tuban memberikan bantuan mesin penggilingan “Hammer Mill” kepada kelompok masyarakat di area Ring 1 sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Bantuan ini bertujuan untuk mengubah limbah pertanian jagung yang melimpah di Kabupaten Tuban menjadi bahan baku bernilai ekonomis, seperti biomassa untuk PLTU dan pakan ternak.
Kabupaten Tuban dikenal sebagai salah satu sentra jagung nasional, dengan produksi mencapai 767.134 ton pada tahun 2024 dengan luas lahan 133.857 hektar. Produksi yang tinggi ini juga menghasilkan jutaan ton limbah berupa tongkol dan batang jagung yang sering kali dibakar oleh petani, menyebabkan polusi udara serius.
Senior Manager PLTU Tuban, Yunan Kurniawan, menjelaskan bahwa mesin “Hammer Mill” ini menjadi solusi untuk masalah tersebut. “Selama ini, tongkol dan jerami jagung sering dianggap limbah dan hanya dibakar di lahan, menghasilkan emisi gas rumah kaca. Dengan mesin ini, limbah pertanian jagung bisa dioptimalkan menjadi biomassa co-firing untuk bahan bakar di PLTU dan pakan ternak,” ujar Yunan.
Mesin “Hammer Mill” yang diberikan kepada masyarakat memiliki kapasitas produksi 2 ton per jam, sangat memadai untuk mengolah limbah dari lahan jagung yang luas di Tuban. Pemanfaatan limbah ini sejalan dengan program pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan, peternakan, dan energi terbarukan.
Yunan menambahkan bahwa langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menuju pertanian berkelanjutan dan mengurangi emisi karbon. “Ini adalah langkah baru menuju pertanian berkelanjutan. Pemanfaatan limbah ini tidak hanya mendukung energi baru terbarukan, tapi juga mempercepat pencapaian Net Zero Emission (NZE),” tambahnya.
Selain memberikan mesin, PLTU Tuban juga akan mengadakan pelatihan operasional, keamanan, dan perawatan mesin bagi kelompok masyarakat penerima bantuan. Diharapkan, bantuan ini dapat menciptakan nilai tambah ekonomi baru bagi petani dan mendorong pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan. “Kami berharap dengan adanya bantuan ini ekonomi masyarakat dapat meningkat” pungkasnya. (duc)






