Screening, Lapas Tuban Temukan Satu WBP Terindikasi HIV

Kotatuban.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tuban menemukan satu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terindikasi atau gejala HIV/ADIS. Hal tersebut diketahui setelah Lapas Tuban ini menggelar screening HIV/AIDS untuk WBP. Satu WBP yang gejala HIV/AIDS tersebut laki-laki.

 

‘’Selanjutnya kami akan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban untuk tindaklanjut terkait adanya warga binaan yang terindikasi HIV,’’ ujar Kepala Lapas (Kalapas) Tuban Siswarno, Selasa (21/3/2023).

 

Siswarno menjelaskan, bahwa lembaga yang dia pimpin memang melakukan deteksi dini dan upaya putus rantai penyebaran penyakit yang berbahaya. Dengan menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Lapas melaklukan screening tubercolusis (TB) dan pemeriksaan HIV/AIDS kepada WBP.

 

Kegiatan screening tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasayrakatan Ke-59 tahun 2023 dan Hari TB Sedunia. Proses pemeriksaan kesehatan itu dilakukan dengan cara screening pengambilan sampel darah dan dahak terhadap masing-masing warga binaan yang dilakukan secara langsung oleh dokter beserta tim medis.

 

Seluruh warga binaan diikutsertakan dalam pemeriksaan ini. Screening TB yang dilakukan antara lain registrasi awal. Warga Binaan ditanya mengenai indikasi penyerbaran virus dan gejala TB lalu dilanjutkan pemeriksaan sampel dahak. Sedang dalam pemeriksaan HIV/AIDS dilaksanakan pemeriksaan sampel darah dan konseling HIV. Dengan screening ini dapat mengetahui kondisi dan keadaan warga binaan sehingga dapat dilakukan penanganan dini jika ada terdeteksi TB atau HIV/AIDS.

 

‘’Dari kegiatan ini kita jadi mengetahui lebih dini jika ada kasus TB dan HIV/AIDS di Lapas Tuban, sehingga akan lebih cepat tertangani jika ada WBP dengan kasus TB dan HIV/AIDS tersebut. Mari Kita bersama – sama memutus rantai penularan TB dan HIV,’’ kata Kalapas Tuban.

 

Ada 212 WBP yang menjalani screening dan diperiksa, yakni 200 WBP kali-kali dan 12 WBP perempuan. Hasilnya, satu WBP dinyatakan gejala HIV/AIDS. Untuk WBP yang terkena TB bisa mengobati secara mandiri, karena Lapas Tuban sudah memiliki Klinik Pratama.

 

‘’Untuk yang terindikasi HIV/AIDS terus dipantau dan penanganannya kerjasama dengan Dinas Kesehatan,’’ tandasnya.(duc)

Comments are closed.